Pengawasan

Tanpa Henti, Bea Cukai Jateng DIY Tindak Rokok Ilegal 2 Hari Berturut-turut

Semarang (08/09) – Upaya pemberantasan rokok ilegal terus dilakukan oleh Bea Cukai guna menekan angka peredaran rokok ilegal di masyarakat. 2 hari berturut-turut Kanwil Bea Cukai Jateng DIY gagalkan upaya peredaran 1,2 juta batang rokok ilegal di Semarang dan Kendal pada Senin s.d. Selasa, 05 s.d. 06 September 2022.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Tri Utomo Hendro Wibowo menyampaikan kronologi penindakan yang dimulai pada Minggu, 04 September 2022 pukul 21.00 WIB Tim P2 Kanwil Bea Cukai Jateng DIY menerima informasi intelijen bahwa terdapat pengiriman rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) yang diduga ilegal menggunakan minibus yang akan melewati Jalan Tol Salatiga – Semarang.

“Berdasarkan informasi tersebut, tim kami melakukan penelusuran dan pengamatan terhadap minibus melewati ruas Jalan Tol Salatiga – Semarang dan sesuai dengan ciri-ciri. Pada pukul 23.00 WIB, tim melihat minibus dengan ciri-ciri yang sesuai dengan informasi sedang melintas di jalan tol, sempat terjadi kejar-kejaran dengan petugas sampai minibus menerobos palang pintu gerbang tol dan masuk ke pemukiman warga di  Jalan Tegalsari, Wonosari, Kec. Pegandon, Kab. Kendal,” jelasnya.

Tri melanjutkan bahwa setelah terjadi aksi kejar-kejaran akhirnya minibus dapat dihentikan pada Senin, 05 September 2022 pukul 00.10 WIB dan setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan 118 bale dan 199 slop rokok jenis SKM berbagai merek tanpa dilekati pita cukai yang diduga ilegal.

“Selanjutnya, keesokan harinya pada Selasa, 06 September 2022 pukul 14.00 WIB tim kami mendapatkan infomasi intelijen bahwa terdapat pengiriman rokok yang diduga ilegal menggunakan 1 truk bak kayu dengan ciri-ciri berwarna kuning dan terpal bak model segitiga, yang akan melewati Jalan Tol Salatiga – Semarang, berdasarkan informasi tersebut tim langsung melakukan penelusuran dan pengamatan di ruas tol,” lanjutnya.

Tri menyampaikan bahwa setelah dilakukan penelusuran, pada pukul 16.30 WIB tim melihat truk dengan ciri-ciri yang sesuai sedang melintas di Jalan Tol Salatiga. Tim penindakan berhasil menghentikan truk tersebut di Gerbang Tol Banyumanik, Kota Semarang. Setelah diperiksa ditemukan 39 karton rokok jenis SKM yang diduga ilegal. “Atas penindakan tersebut, seluruh barang bukti dibawa dan diamankan ke Kanwil Bea Cukai Jateng DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Penindakan 2 hari berturut-turut ini berhasil menggagalkan peredaran 1.227.400 batang rokok ilegal dengan nilai barang mencapai Rp 1.37 Miliar dan potensi penerimaan negara yang seharusnya dibayar sebesar Rp 919 Juta.

Tri menegaskan bahwa terhadap pelaku peredaran rokok illegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, dimana setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Comment here