Reformasi Birokrasi

Kuatkan Budaya Antikorupsi, Bea Cukai Jateng DIY Gelar Talkshow

Semarang (09/09) – Penguatan integritas terus dilaksanakan oleh Kanwil Bea Cukai Jateng DIY melalui berbagai kegiatan. Seperti pada Jumat, 09 September 2022, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY melaksanakan kegiatan talkshow antikorupsi secara daring.

Talkshow antikorupsi ini mengusung tema “Bentuk Nyata Antikorupsi dalam Pelaksanaan Tugas” dan diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY. Talkshow ini juga dilaksanakan guna penguatan reformasi birokrasi dan transformasi kelembagaan serta Program Reformasi Kepabeanan dan Cukai (PRKC) berkelanjutan yang selama ini dijalankan.

“Melalui talkshow ini akan diberikan contoh bentuk antikorupsi dalam kehidupan kita sehari-hari khususnya dalam pelaksanaan tugas. Diharapkan melalui contoh biasanya akan lebih mudah dipahami,” tutur Kepala Bidang Kepatuhan Internal Yacobus Agus Wahyudiono.

Talkshow kali ini dimoderatori oleh Cahya Nugraha, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat dengan mengupas tuntas bentuk-bentuk antikorupsi dalam pelaksanaan tugas di Bea Cukai.

Nuradji Widjajanto, Kepala Seksi Kepatuhan Internal Bea Cukai Yogyakarta yang merupakan Penyuluh Antikorupsi Kementerian Keuangan menjadi narasumber pada talkshow kali ini. Ia menyampaikan bahwa titik rawan integritas dalam pelaksanaan tugas di Bea Cukai terbagi menjadi 2 sisi. “Titik rawan yang pertama ada di sisi proses bisnis dengan kata lain dari sisi perusahaan sebagai pengguna jasa dan dari sisi pegawai kita sendiri sebagai pemberi layanan,” jelasnya.

“Dari sisi pegawai, untuk memitigasi risiko titik rawan integritas tersebut pendekatan yang dilakukan adalah kekeluargaan, kami memposisikan sebagai orangtua yang terus membina anak-anaknya yang lebih dikenal dengan Know Your Employee,” jelasnya. Dari sisi pengguna jasa terus dilakukan penguatan pesan integritas bahwa implementasi budaya antikorupsi tidak bisa hanya dari satu sisi, perlu adanya dukungan dari pengguna jasa untuk juga menjaga integritas.

“Peran atasan langsung menjadi sangat strategis dalam implementasi budaya antikorupsi. Atasan langsung berperan dalam memonitor pelaksanaan tugas agar berjalan dengan baik, atasan langsung juga berkewajiban untuk selalu mengingatkan bawahannya untuk selalu menjaga integritas,” tuturnya.

Diakhir sesi diskusi Cahya menyampaikan harapan dari pelaksanaan talkshow ini. “Talkshow ini merupakan bentuk pengingat bagi kita semua tentang antikorupsi yang tidak hanya kita pahami saja, namun untuk selalu kita laksanakan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas di Bea Cukai,” ujarnya.

Comment here