Fasilitas

Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Bea Cukai Berikan Asistensi Kepada Pelaku Usaha di KEK Kendal

Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Bea Cukai Berikan Asistensi Kepada Pelaku Usaha KEK Kendal

Semarang (16/09/2022) – Dalam rangka mendorong pemanfaatan fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan Implementasi UU Cipta Kerja serta regulasi turunanya klaster KEK, Bea Cukai berikan asistensi secara berkelanjutan melalui Diskusi Kelompok Terarah di Aula Bea Cukai Tanjung Emas pada Kamis (15/9). Kegiatan yang mengusung tema Optimalisasi Pemanfaatan Fasilitas dan Implementasi Sistem Aplikasi KEK tersebut diselenggarakan secara hybrid dan dihadiri oleh seluruh Pelaku Usaha di KEK Kendal.

Pada kesempatan tersebut Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Muhamad Purwantoro menyampaikan bahwa KEK Kendal ini menjadi perhatian kita semua, “KEK merupakan Proyek Strategis Nasional yang diharapkan bisa menyerap banyak tenaga kerja dan kami berharap para pelaku usaha bisa mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas KEK ini sehingga kegiatan indutri dan tujuan dari pemerintah bisa berhasil,” ujar Purwantoro

Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Bea Cukai Berikan Asistensi Kepada Pelaku Usaha KEK Kendal

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara Oza Olavia dalam sambutannya menegaskan bahwa dasar dari pembangunan KEK Kendal yaitu untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, “Kami berharap pembangunan KEK Kendal dapat berjalan dengan baik, kita semua harus bersinergi sehingga bisa berperan penuh dan percepatan pertumbuhan ekonomi nasional bisa tercapai,” ujar Oza.

Di sisi lain, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Hukum dan Hubungan Kelembagaan Rina Widiyani Wahyuningdyah berharap diskusi ini bisa memberikan masukan dan menyelesaikan kendala di lapangan sehingga tujuan dari pembangunan KEK Kendal ini bisa tercapai.

Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Bea Cukai Berikan Asistensi Kepada Pelaku Usaha KEK Kendal

KEK Kendal yang memiliki luas 1.000 ha ini telah ditetapkan dalam PP No 85 Tahun 2019 dengan Badan Usaha Pembangun dan Pengelola yaitu PT. Kawasan Industri Kendal. KEK Kendal memiliki komitmen investasi sebesar Rp22,9 Triliun dengan realisasi pada tahun 2021 mencapai Rp12,12 Triliun dan komitmen penyerapan tenaga kerja pada tahun 2030 mencapai 20.000 orang dengan realisasi pada tahun 2021 mencapai 11.380 orang.

Comment here