Fasilitas

Optimalkan Pemanfaatan Fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus, Bea Cukai Gelar Diskusi Kelompok Terarah

Optimalkan Pemanfaatan Fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus, Bea Cukai Gelar Diskusi Kelompok Terarah

Semarang (16/09/2022) – Optimalkan pemanfaatan fasilitas fiskal dan prosedural di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Bea Cukai selenggarakan Diskusi Kelompok Terarah bersama para pelaku usaha KEK Kendal di Aula Bea Cukai Tanjung Emas, Kamis (15/9). Diskusi tersebut mengusung tema Optimalisasi Pemanfaatan Fasilitas dan Implementasi Sistem Aplikasi Kawasan Ekonomi Khusus.

Wakil Ketua III Tim Pelaksana Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Budi Santoso dalam diskusinya menyampaikan bahwa arah kebijakan KEK kedepan pada tahun 2020-2025 meliputi peningkatan eskpor dan subtitusi impor, mempercepat terwujudnya industri 4.0, pengembangan wilayah yang belum berkembang, mempercepat pengembangan sektor jasa/tersier, dan memperbaiki neraca perdagangan.

Optimalkan Pemanfaatan Fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus, Bea Cukai Gelar Diskusi Kelompok Terarah

Sementara itu, Direktur Fasilitas Kepabeanan DJBC Untung Basuki dalam pemaparannya menyampaikan bahwa KEK Kendal memiliki beberapa keungulan geoekonomi dan geostrategis, “keunggulan geoekonomi KEK Kendal yaitu lokasi yang berdekatan dengan Bandara Ahmad Yani, Pelabuhan Tanjung Emas, Jalur Tol Semarang-Pejagan, dan Jalur Kereta Api Ganda Jakarta-Semarang-Surabaya,” ujar Untung.

“Pada sisi geostrategis wilayah KEK Kendal memiliki keuntungan yaitu sektor industri berorientasi ekspor, subtitusi impor, produk berteknologi tinggi, dan aplikasi khusus yang mendukung industri 4.0 serta logistik yang berbasis industri 4.0,” tambah Untung.

Untung juga menyampaikan terkait perkembangan KEK pasca UU Cipta Kerja, “realisasi ekspor KEK pada semester I tahun 2021 sebesar Rp2,65 Triliun sedangkan pada semester I tahun 2022 mencapai Rp9,41 Triliun. Nilai tersebut naik tiga kali lebih tinggi dari semester I tahun 2021,” jelasnya.

Untung menegaskan kepada para pelaku usaha KEK Kendal untuk dapat mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas di KEK Kendal, “fasilitas di KEK diberikan terhadap seluruh kawasan dalam KEK atau based on area, sehingga seluruh pelaku usaha didalamnya hedaknya memanfaatkan fasilitas secara optimal serta memenuhi kewajiban sebagai pelaku usaha di KEK,” pungkasnya

Optimalkan Pemanfaatan Fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus, Bea Cukai Gelar Diskusi Kelompok Terarah

Senanda dengan hal tesebut Kasubdit PPN Perdagangan, Jasa, dan Pajak Tidak Langsung Lainnya DJP Bonarsius Sipayung dan Direktur Pengelolaan Layanan, Data, dan Kemitraan Lembaga LNSW Ircham Habib  berharap para pelaku usaha KEK Kendal bisa mengoptimalkan fasilitas yang telah diberikan sehingga terciptanya perluasan lapangan kerja, memberikan dampak positif kepada daerah, dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Comment here