Pengawasan

Hanya Selang 12 Jam Bea Cukai Jateng DIY Lakukan 2 Penindakan Rokok Ilegal

Semarang (20/9) – Kanwil Bea Cukai Jateng DIY kembali berhasil menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal jalur distribusi Jawa-Sumatera pada Sabtu, 17 September 2022. Penindakan kali ini menggagalkan 2 upaya peredaran rokok ilegal dengan selang waktu 12 jam dan berhasil mengamankan 762.000 batang rokok ilegal, 2 unit minibus.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Tri Utomo Hendro Wibowo menjelaskan bahwa 2 kali penindakan ini terjadi pada pukul 02.10 dan 14.21 WIB. “Penindakan yang pertama pada Sabtu dini hari bermula saat tim kami menerima informasi intelijen bahwa terdapat pengiriman rokok diduga ilegal dengan minibus warna hijau yang akan melintasi Jalan Tol Solo-Semarang,” tuturnya.

Berdasarkan informasi tersebut, tim penindakan melaksanakan patroli dan pada pukul 01.50 WIB tim melihat minibus yang sesuai dengan ciri-ciri sedang melintas di Jalan Tol Bawen. “Lalu tim melakukan pengejaran dan berhasil melakukan penghentian dan pemeriksaan di Gerbang Tol Banyumanik. Berdasarkan pemeriksaan singkat, kedapatan minibus tersebut mengangkut 20 karton dan 91 bal rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai,” jelasnya.

Selanjutnya Tri menjelaskan kronologi penindakan yang kedua pada pukul 14.21 WIB. “Kejadian berawal pada sekitar pukul 08.00 tim mendapatkan informasi intelijen bahwa terdapat pengiriman rokok yang diduga ilegal dengan minibus warna silver yang akan melintas di Jalan Tol Solo-Semarang. Selanjutnya tim langsung bergerak untuk melakukan patroli hingga di Jalan Tol Batang-Pemalang,” jelasnya.

Pada pukul 01.30 WIB tim melihat minibus yang sesuai dengan ciri-ciri sedang melintas di ruas tol Batang-Pemalang. “Kemudian tim melakukan pengejaran dan penghentian di Jalan Tol Pejagan – Pemalang KM.263, Brebes. Setelah dilakukan pemeriksaan singkat, didapati minibus tersebut membawa 83 bale dan 950 slop rokok jenis SKM tanpa dilekati pita cukai,” jelasnya.

Tri menambahkan bahwa seluruh barang bukti tersebut diamankan di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY bersama saksi untuk pemeriksaan lebih lanjut. 2 penindakan ini menyita 762.000 batang rokok dengan nilai barang mencapai Rp 827 Juta dan potensi penerimaan negara yang seharusnya dibayar sebesar Rp 554 Juta.

Tri mengimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk melaksanakan usahanya secara legal. “Bagi siapapun yang melanggar ketentuan akan dikenakan sanksi baik pidana penjara maupun denda, Bea Cukai bersama seluruh aparat penegak hukum dan pemerintah daerah akan terus berupaya memberantas peredaran rokok ilegal,” tegasnya.

Comment here