Lain-lain

Bangun Kemitraan, Bea Cukai Jateng DIY Adakan Media Gathering

Semarang (19/10) – Guna meningkatkan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai media di Kota Semarang, Kanwil Bea Cukai Jateng DIY mengadakan kegiatan Media Gathering pada Selasa, 18 Oktober 2022. Kegiatan ini diikuti oleh 18 wartawan dari berbagai media mulai dari media cetak hingga media online.

“Kami ingin membangun kemitraan dengan teman-teman media,” hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Muhamad Purwantoro saat membuka kegiatan tersebut. Purwantoro menyampaikan bahwa kegiatan ini penting dilaksanakan untuk memberikan gambaran tentang proses bisnis di Bea Cukai secara lebih jelas. “Kegiatan ini penting karena beberapa hal yang menjadi latar belakang konferensi pers yang dilakukan oleh Bea Cukai akan lebih terang apabila Bapak/Ibu mengetahui cerita-cerita tentang dibalik peristiwa sebelum dipublikasikan ke media,” tuturnya.

Senada dengan Purwantoro, Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Cahya Nugraha menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan agar komunikasi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Bea Cukai dengan media di Kota Semarang menjadi semakin baik.

Pada kesempatan tersebut, Cahya juga memaparkan kinerja Kanwil Bea Cukai Jateng DIY. “Hingga September 2022, kinerja penerimaan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY mencapai Rp 34,22 triliun atau setara dengan 67,63% dari total target penerimaan tahun 2022 yaitu sebesar Rp 50,6 triliun. Kami tetap optimis tetap bisa mengejar target penerimaan hingga akhir tahun nanti,” jelasnya.

“Disisi pengawasan, hingga September 2022, kami telah melaksanakan 712 penindakan rokok ilegal dengan menyita sebanyak 52,83 juta batang dengan potensi penerimaan negara yang seharusnya dibayar sebesar Rp 46,12 triliun. Selanjutnya ditahun 2022 ini kami telah melakukan 81 kali penggagalan upaya penyelundupan narkotika dan 4 diantaranya menggunakan anjing pelacak K-9,” lanjutnya.

Cahya menambahkan bahwa Bea Cukai juga turut serta dalam mendorong UMKM untuk dapat menembus pasar global. “Kami berupaya mendukung UMKM agar naik kelas dengan program kegiatan seperti business matching, kami berikan wadah bagi para UMKM untuk mengenal pasar internasional dan nantinya kami berupaya untuk mempertemukan dengan calon pembeli di luar negeri,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutnya dengan kunjungan lapangan ke PT Apparel One Indonesia di Kawasan Industri Wijaya Kusuma Semarang untuk melihat proses bisnis perusahaan manufaktur yang memperoleh fasilitas kawasan berikat dari Bea Cukai. Selanjutnya kunjungan lapangan juga dilakukan ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang untuk melihat proses importasi barang hingga pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh petugas Bea dan Cukai.

Comment here