Fasilitas

Perdana di Cilacap, Bea Cukai Jateng DIY Berikan Izin Fasilitas Kawasan Berikat

Semarang (24/10/2022) – Bea Cukai Jateng DIY berikan izin fasilitas Kawasan Berikat (KB) perdana di Cilacap kepada perusahaan pemintalan benang PT Maoda Cotton Mill Indonesia, Kamis, 20 Oktober 2022. Fasilitas ini diberikan setelah pemaparan proses bisnis secara daring yang juga dihadiri oleh Bea Cukai Cilacap.

Kepala Seksi Perizinan dan Fasilitas I Muamar Kadafi menyampaikan pemberian insentif fiskal dalam bentuk fasilitas Kawasan Berikat kepada industri berorientasi ekspor ini diberikan dalam rangka mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Fasilitas Kawasan Berikat sangat bermanfaat bagi industri. Efisiensi biaya dan waktu akan meningkatkan daya saing produk. Sehingga secara tidak langsung dengan berkembangnya perusahaan akan memberikan dampak ekonomi seperti penyerapan tenaga kerja dan menjadi penggerak ekonomi sektor riil”, ujar Kadafi.

PT Maoda Cotton Mill Indonesia merupakan perusahaan dengan produk utama yaitu benang murni atau benang campuran dari cotton, wool, polyester/viscose, acrylic, soybean fibre, bamboo fibre, dll. Berlokasi di Jalan Kyai Kendi Wesi, Tambakrejo, Kabupaten Cilacap, perusahaan ini mengembangkan berbagai produk sesuai permintaan yang akan dipasarkan ke luar negeri.

Dengan pemberian izin fasilitas ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di sekitar pabrik PT Maoda Cotton Mill Indonesia. Selain mengurangi angka pengangguran akibat penyerapan tenaga kerja, hal ini juga berdampak baik untuk usaha-usaha yang berdiri di sekitar pabrik seperti transportasi, penginapan, rumah makan, dan sebagainya. 

Comment here